Rabu, 22 Januari 2014

KIDUNG ILALANG


bukan mauku melukai telapak kakimu
tak ingin sedikitpun kusayat kulit mulusmu
lambaianku karena ada yang merindukan hijauku

biarkan saja ku hidup
biarkan aku berbiak
padang gersang akan merinduiku

tak pernah ku tolak kehadiranmu
tak pernah ku usik langkahmu
hadirku dirindukan mentari

tanganku masih terbuka lebar
pandang sekelilingmu
aku ada menemani

bahkan kerikil tajam berlindung padaku
dan nyanyian jangkrik menghias malamku
lalu mengapa engkau tetap risau

aku tidak pernah sendiri
dan ku ingin juga menemani dan meneduhkan mu
tetaplah bersamaku dan bilahku bukan untukmu

22114
 — di Jauh di sudut kota Palembang.

Rabu, 13 November 2013

jalan pulang

jalan pulang

samudra sungguh luas
tak ku cita-citakan mengarunginya
aku hanya ingin sampai ke seberang
meski alun menghantam lambung kejam
dan badai menghajar tiang layar

haluan telah retak
tali kemudi kendur
teriakan mu'alim sudah parau
topan laut menghanyutkanya
hilang tertimpa deru

camar menghilang
elang laut sibuk mengejar paruhnya
lumba-lumba menyelam
nahkoda hanya mampu bergumam
lantunan ayat doa hanya sebatas mantra puitis

mungkinkah tali jangkar mampu menjangkau palung
biar bertambat walau sejenak
tak peduli alun akan menelan
taringnya tak membuat bergidik
buih-buih ombak berbaris sejajar
mungkin itu jalan pulang

palembang, 141113

puzle mu

puzle mu

tersesatku dalam merdu suaramu
terjebak dalam kubangan teka-teki antik nan klasik

dan jalan terlalu berliku tuk pulang
bahkan tak ku temukan pintu keluarnya.

semoga limau semakin mengasah indahnya

selamat istirahat, plg51113

SAKIT LAGI

kambuh lagi,
penyakit lama
kaset baru
lagu lawas

dirundung pegal

belum ditemukan
obat warung
tak pernah membersihkan
hanya menghambat
tapi sedikit

bosan berobat
dokter hampir menyerah
sabar saja,
vitamin paling tepat

WAKTU TAK PERNAH BOHONG

sepertinya memang benar.
perasaanku hampir tak pernah bohong.
dan aku hanya bisa menuruti nasehat dokter
minum obat sabar
meski mulutku sudah muak.
dan menghaluskan lagi batu nisanku
dan terus memolesnya
agar nyaman nanti kupakai

sudah tertulis tanggal dan harinya
sudah tertata benda kesayangan dan wasiatku.

plg, diujung malam
91113

PREMATUR

ahhhhhhhhhhhh........
kecambahku sudah berbuah lebat,
ingin ku petik dan kuramu dalam segelas jus
kereguk bagai di tengah sahara
melawan terik dan debu
meski sangat ranum
mungkin menyegarkan

oh tenggorokanku membara
buah kecambah bersarikan api

kecambah
rupanya kau hanya menghasilkan pangkal aka

JALINAN

REBAB TUA

14 November 2013 pukul 9:56
Kini rumah singgah sangat rama
Perderbatan sering terdengar
Muncul pula wajah-wajah berlapis mike up tebal
Terkadang mengusik ketenangan
Semoga tak membuat rumah singgah menjadi gerah
masih banyak anak butuh belaian
semoga selalu menjadi harapan.
022012

kisah herinduan

14 November 2013 pukul 9:54
Ribuan asa dalam deret waktu
sejuta makna terkutip
runtun senyap bertaut harap
di atas ladang rimbun menghijau

PALEMBANG